
BADES, 28 OKTOBER 2026 – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Maarif NU Nurul Islam Bades menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada hari Rabu, 28/10/2026. Kegiatan yang dilangsungkan di halaman sekolah ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh dewan guru serta siswa-siswi.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ustadz Ahmad Nahidl Mashury, S.Pd.I., M.A., sementara jajaran petugas upacara dipercayakan kepada para pengurus organisasi siswa madrasah. Jalannya upacara dipimpin oleh Dianarta Kusuma selaku pemimpin upacara. Petugas pengibar bendera dilaksanakan oleh Nayla Zakiyah, Nike Khoirotuz Zayin dan Meysa Apriani.
Susunan
petugas lainnya meliputi Faiz Aqil
Abdillah pembaca Pancasila, Muhammad
Maulidi Fathurrozak dan Mufidatul
Farzanah sebagai pembaca UUD 1945 serta ikrar siswa, Muhammad Azka Al Antony yang membacakan naskah Sumpah Pemuda, serta
Zafira Fiqrotuz Zaqiyah sebagai
dirigen. Acara dipandu oleh Rafila
Ardina Khairina selaku pembawa acara (MC), dan ditutup dengan pembacaan doa
oleh Iflahatus Shobah. Seluruh
rangkaian kegiatan upacara tersebut berlangsung dengan lancar dan tertib.
Dalam
amanatnya, pembina upacara menyampaikan berbagai pesan penting yang berkaitan
dengan makna sejarah Sumpah Pemuda. Ustadz
Ahmad Nahidl Mashury menekankan pentingnya peran generasi muda dalam
memegang estafet kepemimpinan bangsa di masa depan.
"Pemuda hari ini adalah pemimpin
masa depan bangsa. Jika para pemudanya baik, maka akan baik pula seluruh
masyarakat atau negara," ujar beliau di hadapan
para peserta upacara.
Melalui pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, pihak madrasah berharap semangat persatuan, nasionalisme, dan jiwa patriotisme dapat terus tertanam kuat di dalam diri setiap siswa-siswi MTs Maarif NU Nurul Islam Bades sebagai generasi penerus bangsa.
BANYAK DIBACA
Pembuatan Perangkat Pembelajaran Aswaja Tingkat MI - MA Menggunakan Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Cerita Fantasi untuk kelas VII! On-3 MGMP Mapel Bahasa Indonesia
Bermusyawarahlah dalam segala Hal! Istitabah dan ngaji kitab Ta'lim Muta'alim
Macam-Macam Maksiat Lisan! Anjangsana Guru
Jangan Pernah Sakiti Seorang guru! Dalailunnajah dan Ngaji Kitab Kuning.